Sabtu, 01 Agustus 2015

AKU TIDAK SINTING




Kau yang menjengukku ketika aku duduk lesu
Dilantai trotoar jalan sudirman
Menghadap dan menatap tong yang penuh berisi

Surat surat gadaiku
Dan disitulah tanggu jawab kutumpah

Pada arloji saiko sepatu lotus kaos oblong

Dours celana tirai kalung platina

Dan radio 44 merek telessonic, AKU TIDAK SINTING

v  Kau yang melihatku ketika aku lari

Dengan kaki kesemutan mengejar perempuan malam  sudirman

Tinggalkan kau yang nampak bengong                                    

Disekat angin malam yang membacok tulang


Dan disitulah aku kejar surga semu

Dari sumiah denok laila majenun

Siti salekhah neneng warsiah

Ina sarinah dan rukmini binti enceng gondok wati, AKU TIDAK SINTING


Kau yang menyaksikan ketika aku mabuk

Dan ngecap rok hingga hampir disergap petugas pertahanan sipil

Lantaran saban waktu lupa diri

Berteriak pidato  seperti kennedy atau presiden region yang kampanye


 Dan disitulah dendamku tumbuh subur

Pada joni wolker  ecstasy and pil napoleon

Martini, putau, mension, colombus dan arak tradisional

Kencing kuda, AKU TIDAK SINTING

Kau yang menangis  teri-sah ketika aku di kandangi diseksi 3

Lantaran kelakuan ku dituduh mengganggu kamtibmas

Serta ketika mabuk aku pernah menampar

Seorang perempuan setengah tua

Yang demi tuhan aku tak menyangka kalau dia istri perwira polisi


Aku tidak sinting, tetapi celaka

Apalagi sinting pasti akan lebih celaka

Aku tidak sinting, tetapi celaka

Apalagi sinting pasti lebih celaka

 
By  @RUL
Mengabdosi dari karya Doel Sumbang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar