Sabtu, 01 Agustus 2015

DRAMA KOMEDIAM TEATER ELING PMII CABANG JEPARA




BY : cundrik & Oka Kaokab

Pemeran :
Kabul       : Punker
Soleh       : Seniman Gadungan
Rokid       : Pungker
Nurul       : Nenek
Coiriyah   : Gadis Indian
Nita          : Gadis India
Cundrik   : Gadis India

Lagu
Seniman gadungan
Punk Dangdut
Gadis India
Mang Memang Benar

Scane 1
Kisah ini menceritakan seorang wanita yang memiliki anak 2 (Rokid dan Kabul)

Nurul : (bicara pada anaknya) Anakku yang kucayangi,kucintai, ibu mau menasehatin kamu, Mbok ya kalau pake pakaian yang rapi.
Kabul  : Ibuku tercinta, saya sudah menuruti nasehat ibu, malah rambutku ini setiap hari aku setrika (sambil memegang rambutnya) tuh kan lurus menantang langit.
Rokid : Ibu nggak adil, menyuruh anaknya untuk senantiasa rapi, nyatanya anak ibu yang saat ini sedang nikah, pakaiannya tidak rata, tuh lihat dadanya, ga rata (sambil menunjuk ke arah rohatin/yang sedang nikah).
Ibu       : Hus ngacau, itu bukan karena pakaiannya  yang tidak rata, tapi ada anugrah tuhan yang ditempatkan didepan dadanya. Ngacau kamu.nih ibu juga punya
Kabul  : wah iya bener, ibu juga ga rata. Kakeane, rokid pikirane jorok
Rokit   : Hus Kakeane bul, ojo ngomong kakeane, saru.mengko dipisohi sing due gawe,dikon muleh ora di kei sangu modar koe.
Nurul   : Sudah, jangan bertengkar. (sejenak diam, kemudian ia berkata)Anakku, satu pesan dari ibu, kalau kamu berkostum seperti ini karena cita-cita kalian mau jadi seniman, kamu jangan seperti dia (menunjuk kepada soleh yang duduk dan sambil merokok  didepan panggung) wis rambute gondrong, tatonan panuh, celanane sobek, giginyapun ikut robek, dari kejauhan mirip seniman, tapi ternyata dia bukan seniman.
Kabul : Kalau bukan seniman beneran, terus seniman apa ?
Rokid  : Ya seniman gadungan
Koor : Oh seninman gadungan toh

(Kemudian ketiganya mundur ke belakang panggung , diteruskan dengan lagu seniman gadungan, sementara soleh masih berpose didepan panggung ikut goyang)
Lagu Seninman Gadungan




Scane 2
Kabul dan rokit datang kepanggung membicarakan masalah seniman gadungan, yang ahirnya keduanya bertengkar dengan soleh lettu
Kabul     : Tuh kan kata ibu, kita jangan jadi seniman gadungan, jadilah seniman sejati, yang punya karya. Iya nggak penonton (sambil mengajak komunikasi dengan penonton)
Rokit      : Kakakku, sejak dulu, sejak aku masih kecil saya sedah menjadi seniman,
Kabul     : Ngawur, seniman apaan?
Rokit      : kaka, aku ini setiap hari mengeluarkan air seni di wc, coba ya dengarkan, orang yang super disebut superman, lah kalau orang yang mengeluarkan air seni disebut apa coba ?
Kabul     : Seniman, Super-man, seni-man, yah kamu benar. Semuanya ahirannya MAN alias manusia.
Soleh lettu : He kambing gembel, tak perlu berdebat masalah seniman, kamu aja tampangnya seperti orang punker sejati, rambutnya dimohak, pake rante, alah palsu, pake sepatu but, semiran dirambut, eh nyatanya suka kentut (tertawa) Dompet pake rante, gayane sok ngece, padahal memble.
(Lagu Punk Dangdut)

Scane 3
Disela-sela percakapan antara pangker dan seniman, akhirnya muncul 3 gadis dari india yang sangat cantik ikut ngobrol di pojok panggung. Soleh, kabul, dan rokit pun melongok dengan penuh keheranan.
Cundrik : sto….p iklan dulu ya ! ( 3 cewek india jalan di depan panggung bagai pragawati, sementara kabul, soleh, dan rokit melotot memandangnya. Dan sesekali mengucap WOW bersamaan)
Soleh : sekali lagi MAN. WOW…..bodinya Bo…….! ( Bersama-sama)
Cundrik : wah ada cowok cakep. Hai cowok godain kita dong…!
Nita : (menunjuk pada rokit) ih…. Thoming see.
Khoiriah : ih….. Tora sudiro….!
Cundrik : ih ….drakula Bo…..! (bersama-sama)
Kabul : wow…. Karina kapoer
Rokit : Woo…..! krisdayanti kapoer..!
Soleh : wow… AMING kapoer…!
Cundrik : dasar Cowok ganteng, saya bukan Aming Kapoer tau, tapi Kapur barus..Ah….!
(Lagu Gadis India)

Scane 4
Soleh: bubar-bubar, moh aku aku entok seng elek!
Kabul: yang sabar ya, orang jelek kayak lo ya…rejekinya juga jelek
Roket : ngono yo.
Kemudian mereka berebutan pasangan ( geger memanah cinta)
Datang nurul
Nurul: stop-stop, ( membawa sumprit ) geger terus kalian gak tau sekarang ini jamannya susah,harga  beras naik, BBM Naik,
Soleh : (pimpong cepat) semua boleh naik, tapikan susu tidak boleh naik kasian anaknya mbok darmi.
Kabol : kalau jodoh boleh naik, tapi kalau buat soleh jodoh turun terus ….!
Nurul : ya sudah kabol-rokit ayo pulang, sekalian jodoh mu ajak kerumah.
Kabol : pulang dulu ya bro….( bersama-sama da…, tinggal soleh sama cundrik berdua)

Soleh terus di goda cundrik tapi dia gak mau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar