Sabtu, 01 Agustus 2015

KUTEMUKAN KASIHMU



KUTEMUKAN KASIHMU

Sebuah cerita yang mengisahkan perjalanan seseorang yang berusaha mencari kasih sayang Tuhan yang ia ketahui dari ayat basmalah.
Kisah ini berawal dari keterpurukan hidup dalam setiap langkah hidupnya. Ia hidup didunia gelap, dan suatu ketika ia mulai sadar diri, bahwa hidup didunia adalah sementara, dan ia harus sesegera mungkin kembali kejalan yang lurus.
Dengan tidak sadar ia kelelahan dan sempat istirahat duduk terlentah didepan gerbang masjid, dan terdengarlah orang yang sedang mengaji, dan ahirnya ia mencari tahu artinya, dan kebetulan yang ia ingat hanya kalimat bismillah, yang kemudian ia tanyakan kepada seseorang yang ia tahu, apa arti kata basmalah tersebut.
Waktu terus berjalan, yang ahirnya ia mencari sesuatu untuk menunjukkan dan menyakinkan arti kata basmalah tersebut, dan kemudian ia temukan dengan jalan pergi ketempat yang sepi dihutan, dan disitulah ia temukan betapa kasih sayang tuhan memang benar-benar ada dan nya, yang ahirnya ia bersujud dan bertaubat.

Scane 1
Rohman     : (dengan membawa botol minuman sambil berkata:) Bangsat, bajigur, setan alas, aku merasa bosan hidup didunia, aku tidak percaya adanya tuhan, nyatanya aku dari mulai lahir, sampai sekarang ini, yang aku temui hanya kesusahan kesusahan, tak sedikitpun aku rasakan sebuah kebahagiaan. Aku muak dengan semua ini. (kemudian ia meminum seteguk minuman, dengan berakting mabuk, dan tertawa) ha ha ha ha…. Mungkinkah ini semua disebut takdir, … setan dasar setan……, tuhan… mana kasihMu… mana sayang mu……, dasar hidup, kenapa aku harus mengalaminya…. Aku muak..aku muak…aku muak…..(tertawa kembali dan berkata kembali) sayangku… kenapa kau tidak selalu disisiku, didunia ini tidak percaya adanya kasih sayang kecuali denganmu, yah kecuali denganmu (sambil memeluk botol minuman) kaulah yang membuat aku percaya akan kasih sayang….(tertawa) tiada lain, saya tidak percaya takdir…..(tertawa)

Scane         2
Jodi dan teman – temannya merencanakan untuk naik gunung dalam rangka mengisi hari libur.
Jodi           : Teman – Teman, besok pagi adalah mulai hari libur panjang selama satu minggu, untuk itu saya merencanakan ide bagus.
Laila          : Rencana apa lagi yang ingin kau usulkan.
Jodi           : Begini teman-teman, saya punya rencana naik gunung, sudah lama kita tidak menikmati sun rise, gimana, ini ide bagus.
Dedi          : (berbicara sendiri) wah, ini kesempatan bagus, untuk nembak bela, disekolah aku tidak dapat kesemptan romantis utnuk mengutarakan rasa sayangku pada bela, kalau digunung pasti bisa, dan aku disana aku bisa saling curhat, wow pasti asik. (kemudian ia berkata keras) Jo, aku setuju, yah… sudah lama kita tidak happy, ya sesekali kita perlu merefleskan pikiran kita, ya itung itung cuci otak kalian semua, ya kan bel (sambil melirik pada bela)
Bella          : (Hanya senyu)
Sinta          : Ya akusih setuju aja, semua terserah teman teman, pokoknya aku setuju dengan ide gila kalian semua, paling paling kalian ga berani naik gunung, nyatanya rencana liburan kemarin gagal
Jodi           : Erna kamu jangan melemahkan rencana bagus ini, pokoknya kali ini harus terlaksana.
Luki           : Aku setuku
Jodi           : Silahkan yang setuju acungkan jari
Dedi          : Aku juga setuju
Sinta          : Oke deh, aku setuju
Dedi          : Bagaimana dengan kamu bel (bertanya pada bella)
Bellla         : (Menunduk, sebagai tanda setuju) (datang momok yang terlambat gara – gara sepeda motornya bocor)
Momok      : (dengan nada gugup dan letih) Tungu – tunggu, kalian sedang merencanakan apa, wah kalau boleh nebak pasti makan – makan, iya kan....
Koor          : Wuh... dasar perut karet, yang dipikir Cuma makan
Luki           : Dasar Otak Perut
Jodi           : Sudah-sudah, semua diam, aaaa begini mo, semua teman – teman disini merencanakan untuk mengisi liburan sekolah kali ini, kita mau berlibur kepuncak gunung, gimana kamu mau ikut nggak?
Momok      : Eh jangan kegunung, disana nggak asik, disana tidak ada makanan,
Luki           : hai otak perut, jangan berbelit-belit, sekarang kamu mau ikut pa nggak titik
Momok      : ya sudah lah, aku mau ikut, semua demi kekompakan team kita
Sinta          : Nah gitu dong.
Jodi           : Ok semua sudah setuju, untuk itu besok kita berkumpul di sekolah, dan jangan lupa, semua perlengkapan ditanggung sendiri-sendiri, baik makanan, maupun selimyt, pokoknya mau ga mau besok jam delapan pagi kita berangkat, titik. Ok sekarang kita tos dulu. (kemudian mereka melingkar)

Scane 3
Rohman berjalan sempoyongan, bingung tidak terkontrol sambil berbicara sendiri.
Rohman     : Nasib – nasib, mengapa kau bawa aku kedunia ini, dunia yang penuh keresahan hati, dunia yang penuh dengan gejolak, gejolak cinta, gejolak hitam, yang mengiringi dalam tiap detak jantungku, aku benci nasib, aku benci takdir, sial sial dan sial, dunia serasa dihadapkanku adalah neraka yang menyala, aku butuh kedamaian, aku butuh guyuran hujan damai.... (kemudian ia berjalan dan dengan tidak sadar ia kelelahan dan beristirahat didepan gerbang masjid, dan sebelum ia tertidur, ia meandang masjid tersebut dengan terbengong dan tertidur pulas dan sesaat kemudian ia terbangun mendengarkan seseorang sedang mengaji, kemudian ahirnya ia pergi meninggalkan tempat tersebut meunuju rumahnya, akan tetapi dalam perjalanannya ia mengingat-ngingat suara orang yang mengaji tersebut, dan yang ia ingat hanyalah kata basmalah, dan dekat dengan rumahnya ia bertemu dengan seseorng yang sedang duduk dengan memegang sebuah kitab, dan dengan keberaniannya ahirnya ia bertanya:):

Scane 4
Rohman berbincang-bincang dengan seorang kyai
Kyai          (Dengan santai ia membaca kitabnya, dan datang rohman untuk bertanya:
Rohman     : Mohon maaf pak kyai, mengganggu aktifitas anda.
Kyai          :ada apa nak, sehingga kamu menyempatkan diri datang kerumah saya?
Rohman     : saya mau tanya sesuatu
Kyai          : Apa yang hendak kau tanyakan anak muda
Rohman     : Sebelum aku tanyakan, ijinkan aku bercerita tentang kehidupan saya terlebih dahulu.
Kyai          : Silahkan nak
Rohman     : Nama saya rohman, saya hidup sendirian, orang tua saya telah tiada beberapa tahun yang lalu, sepeninggalan kedua orang tua saya, saya tidak pernah mengenal dunia pendidikan, bahkan ilmu agama, saya tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis, pekerjaan saya merampas dan mabuk, dan…(langsung dipenggal katanya oleh kyai tersebut)
Kyai          : Dan kamu merasa resah dalam kehidupannya
Rohman     : Mengapa bapak tahu
Kyai          : Kembalilah pada Allah, niscaya kamu akan menemukan kedamaian, kedamaian dalam diri kamu, kedamaian yang tidak pernah kamu temui saat ini.
Rohman     : Apa yang harus saya lakukan,
Kyai          : Bertaubatlah, jalankan Sholat lima Waktu, Innaddina indallahhil Islam, Sesungguhnya agama yang diridloi oleh Allah ada;ah Islam, dan sebagai pondasinya adalah Solat lima waktu, dalam hadis nabi berbunyi „ Assolatu Imaddudin. Solat adalah tiang agama. Dan sholatlah yang akan menuntunmu menuju kedamaian dunia ahirat
Rohman     : Tapi.... Tapi...
Kyai          : Tapi apa....
Rohman     : Saya tidak tahu bagaimana cara shalat, dan apa yang aku baca saat shalat itu
Kyai          : Nak,bapak siap mengajarimu sampai kau bisa, asalkan kau dengan iklas untuk bertaubat.
Rohman     : Oh iya pak, barusan tadi saat aku beristirahat didepan masjid, aku mengdengarkan orang sedang mengaji, dan yang hanya aku ingat adalah kata bismillah, sedangkan yang lian aku lupa, maklum rumah saya jauh dari tempat ibadah jadi dalam kehidupan sehari-hari saya, tidakpernah mendengar sepenggalpun ayat – ayat tuhan yang berkumandndang
Kyai          ; Jadi barusan kau mendengar orang mengaji, dan yang kau ingat hanyalah kata bismillah
Rohman     : Betul pak kyai
Kyai          : Mungkin Allah memberikan hidayah kepadamu melalui bismillah tersebut,
Rohman     : Mohon maaf, kalau boleh tahu, bismillah itu artinya apa?
Kyai          : Bismillah itu artinya „dengan menyebut nama Allah yang Maha pengasih lagi maha penyayang“
Rohman     : Sebagus itu arti dari Bismillah, tapi mohon maaf, aku tidak percaya kalau Allahbelas kasih kepada hambanya....
Kyai          : Nak jangan berkata seperti itu, istigfar nak, itu dosa....
Rohman     : tetapi nyatanya yang aku alami seperti ini......
Kyai          : Sudahlah, aku tahu keadaanmu saat ini, kau sedang mengalami keguncangan jiwa kamu, mencari kedamaian, sekarang pulangkah, dan aku berpesan kepadamu, sebelum kau temukan kasih sayang yang terkandung dalam bismillah ini serta niat iklas untuk bertaubat, jangan kembali kesini, carilah mana itu sehingga kau akan tahu dan yakin bahwa Allah benar-benar memiliki sifat Rohman rohim yang saat ini tidak kau yakini.
Rohman     : Baiklah, dan pada hari ini juga aku ingin membuktikan Sifat kasih sayang Allah, dan apabila memang ada, maka aku berjanji untuk bertaubat, dan apabila ini terwujud, maka saya mohon kepada bapa untuk membimbingku hingga aku tahu lebih dalam tentang hak dan kewajiban sebagai orang muslim
Kyai          : Baiklah nak, saya berjanji, akan mengajarkan semua ilmu aga kepadamu.
Rohman     : (menjabat tangannya dan pergi)
Kyai          : (memandangnya dengan berkata) Subhanallah hil adzim

Scane 5
Rohman merenung untuk menemukan cara membuktikan kasih sayang Allah yang terkandung dalam Bismillah
Rohman     : dengan apa aku harus membuktikan Rohman rohim yang ada dalam bismillah itu, (kemudian ia melamun kembali)

Scane 6
Anak anak berkumpul dan mulai berangkat kegunung
Jhodi         : bagaimana teman – teman semuanya sudah siap
Luki           : Tunggu dulu friends, masih ada yang tetinggal
Jodi           : Siapa luk
Luki           : yah siapa lagi kalau bukan momok
Laila          : lagi lagi momok, lagi lagi momok. Pekerjaannya cuman terlambat dan makan, tiada yang lain
Dedi          : Sudahlah, kita ini satu team , kita jangan saling bermusuhan,(sesaat kemudian momok datang) nah itu dia datang
Momok      : Sori sobat, aku terlambat, aku tadi makn di warung, eh suruh nunggu nasinya belum matang, yah daripada nanti aku kelaparan dijalan, terpaksa aku menunggu sampai nasinya matang.
Jhodi         : Sudahlah, sekarang kita berangkan, oh ya sebelumberangkat, mari kita berdoa semoga perjalanan kita lancar sampai kita kembali.(kemudian mereka melingkar, dan setelah mereka berdoa langsung berangkat)
Dedi          : (melihat Bella membawa dua tas besar, ia mencoba menjadi pahlawan) Eh bel biar tas kamu saya bawakan, ya biasalah sebagai teman yang baik selalu tahu kondisi temannya yang sedang susah
Bella          : Makasih ded, kamu kok baik banget
Dedi          : Bel aku bilangin yang, yang namanya dedi itu orangnya memang seperti ini, jadi ga usah kaget,lagian suka menolong itukan perbuatan baik
Sinta          : Alah paling paling sedang caper, ngaku aja deh…..
Dedi          : (Tersenyum sipu) sudah lah ayu berangkat... (kemudian mereka berangkat bersama)
Jodi           : Oh ya teman teman, jangan lupa, apaun yang terjadi disana nanti kita semua harus kompak, jangan sampai berpisah dan saling bertengkar, karena disana tidak seperti dirumah kalian masing-masing, jadi mau nggak mau kita harus kompak, OK. Lets go

Scane 7
Sesampainya kaki gunung merekan beristirahan dan mempersiapkan makanan untuk kemudian melanjutkan perjalanan kembali.
Jodi           : Teman teman, kayaknya kalian semua sudah lelah, lebih baik kita istirahat dulu, ok temen temen
Koor          : Oke Deh
Jodi           : Silahkan kalian mempersiapkan makanan kalian masing masing

Disaat mereka mempersiapkan makanan masing masing, dedi mencoba untuk cari perhatian pada bella, dia berusahamembantu bela memasak mie, dan sekalian berbincang-bincang)

Dedi          : Bel biar aku bantu
Bella          : Ngak usah ded, biar aku masak sendiri
Dedi          : Sudah lah bel, ada orang pingin baik hati  jangan ditolak, menolak bantuan orang lain itu gek baik loh
Bella          : ya sudah, e sebelumnya terimakasih yah ded, kau selalu membantuku, dan kau selalu tahu apa yang aku inginkan, kau benar-benar baik
Dedi          : Bel, bolehkan aku bicara
Bella          : Bicaralah ded, selama ini kayaknya aku tidak pernah melarang kepada teman – temanku untuk bicara, kamu jangan anah ded
Dedi          : e.. (dengan gugup) Bel...aku ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting,
Bella          : Suda lah ded, jangan berbelit-belit, katakan saja…
Dedi          : (gugup dengan meremas remas tangannya) ee..eeee...... bel aku….aku…..aku….Aku……(dengan sekejap momok datang dari belakan mereka berdua dengan menggedor)
Momok      : nah pasti makananmu sudah matang
Dedi          : Eh kamu mok, ngagetin aja,....
Momok      : Lagian kalian sedang apasih, temen-temen berkumpul malah kamian gerumpi
Bella          : Mok, kita ini sedang masak, sama seperti temen-temen yang laian
Momok      : (dengan sembunyi sembunyi ia mengambil makanan yang mereka berdua masak) ya sudah kalian teruskan aja pembicaraannya, dan semoga lancar tentunya
Dedi          : Sudah sudah pergi sana....
Dedi          : e.. sampai dimana pembicaraan kita tadi bel
Bela           : anu katanya kamu pingin mengatakan sesuatu padaku
Dedi          : oh iya... gara – gara siotak perut aku jadi lupapembicaraan kita berdua. E.... begini bel.... aku mau mengatakan bahwa aku....... (bella langsung menyahutnya dengan berkata)..
Bela           :kamu pasti ingin berkata bahwa kamu .,....... (sedikit lamau) kehilangan masakan kita, dan tentunya yang mencuri adalah si otak perut alias si momok. Betulkan
Dedi          : iya bell.... .. (dan mereka langsung mencari momok)
Bela           : Ayo kita hajar si srintil itu........
Jadi            : Hai teman teman, kayaknya istirahat kita cukupkan dulu, mari kita berkemas-kemas melanjutkan perjalanan kita.
Luki           : Oke deh. (kemudian mereka merapikan barang-barangnya dan melanjutkan perjalanan)



Scane 8
Rohman berjalan sambil mencari cara untuk membuktikan betapa kasih sayang tuhan kepada dirinya.
Rohman     : (Melihat dua orang anak muda yang sedang bercengkrama, dan ia berbicara sendiri: apakah itu sebuah kasih sayang, apakah kasih sayang tuhan sperti orang yang sedang berpacaran itu, dan pakah kasih sayang tuhan sama seperti kasih sayang nya seorang manusi dengan manusia lain, kalau memang itu, saya tidak punya pacar, berarti saya tidak dapat kasih sayang seperti dua sejoli yang ada dalam pandanganku, apakah aku harus membuktikan kasih sayang tuhan dengan mencapri seorang pacar dan memalkukan hal seperti itu, .....(melamun) ah kelihatannnya itu bukan cara baigus untuk membuktikan kasih sayang tuhan (kemudian sesaat kemudian ia melihat seorang pemuda yang sedang bertengkar dengan pacarnya)
Pemuda     : Sayang dengarkan dulu penjelasanku
Pacar         : Tak perlu dijelaskan, dengan terang terang dan dengan mata kepalaku sendri kau selingkuh. Dan kelihatannya kata yang paling tepat untukmu saat ini adapah putus. Titk. (Kemudian cewe tersebut pergi)
Rohman     : Kalau begitu kasih sayang tuhan tidak mungkin sama seperti masih sayang manusia dengan manusia lainnya, dan katanya tuhan selalu adil, kemudian memangdang orang tua yang sedang menggendong anaknya) dalam dirinya ia berkata ) Apakah kasih sayang tuhan seperti halnya seorang ibu mencintai anaknya, (dia melamun dan sesaat melihat seorang anak kecil yang dimarahi oleh orantuanya)
Orang Tua : dasar anak tak berguna, tidak pernah membantu pekerjaan orang tua, kerjanya Cuma tidu melulu
Rohman           : Kalau begitu kasih sayang tuhan tidak bisa disamakan dengan kasih sayang orang tua terhadap anaknya. Sulit untuk membuktikan kasih sayang tuhan, (melihat orang sedangmakan)(dalam dirinya berkata) oh ya, setiap orang pasti butuh makan, tanpamakan orang pasti mati (kemudian berhenti sejenak untuk berpikir) nah aku punya cara untuk membuktikan kasih sayang Alah yang terkandung dalam bismillah, disini aku hanya punya dua pilihan, hidup bertaubat, atau mati sia-sia. Ya Allah, pada hari ini, detik ini aku kan membuktikan kasih sayangMu, aku akan pergi ketempat yang disana tidak ada seorangpun, apabila kau benar-benar memiliki kasih sayang yang termaktub dalam bismullah,aku akan bertaubat. Dan kupegang janjiku ini

Scane 9
Rohman mandi di pantai
 (dan kemudian ia pergi menuju kepantai) Tuhan hari ini aku mandi dilautmu, sebagai simbol pencucian diriku, dan setelah ini aku aku pergi ketempat yang jarang dihuni oleh siapapun (kemudian pergi)

Kusucikan tubuhku dalam kebesaranMu
Kubasuh diriku, tuk menentukan hidupku
Dalam relung-relung derita
Dalam pekatnya dunia hitam
Disini, dalam keagunganMu
Akubersmipuh pasrah menuju keyakinan
Yah keyakinanku adanya Engkau
Atau keyakinanku tentang tiadanya Engkau
Dengan hati pasrah, kuserahkan jiwa ini
Aku pergi menuju kemantapan hati......

Scane 10
Rohim menemukan tempat yang menurutnya sepi dan nyaman untuk menentukan keyakinannya
Rohim       : (ambil memandang tempat idsekelilingnya ia berkata) Mungkin inilah tempat yang tepat untuk menentukan kasih sayangmu, atau kemungkinan yang kedua, aku lepaskan nyawaku ini, yah disini aku pasrahkan, menuju kasih sayangMu. Tuhan aku ingin membuktikan bismullahMu, buktikanlah bahwa engkau memiliki sifat kasih sayang dan tidak pilih kasih, aku tidak akan makan dan minum ditempat yang tak seorangpun tahu, dan jika ternyata ada seseorang atau hewan ataupun yang lainnya memberi makan, maka berarti aku yakin bahwa engkau adalah Tuhanku, yang memiliki kasih sayang seperti yang engkau sebutkan dalam BasmalahMu (kemudian ia tidur terlentang dengan menutup matanya, dengan  berkata) Bismillah hirrohman Nirrohim

Scane 11
Anak anak sekolah beristirahat di sebuah sungai, dan disitu kebetulan boneka kesukaan bella terhanyut sungai sehinga Dedi sebagai orang yang berusaha mencintainya bergegas mencarinya, namun di dalam pencariannya ia bertemu dengan seorang pemuda yang tak dikenal yang sedang duduk diam dengan mata terpejam dan ditutup dengan kain, sehingga ia kaget dan langsung berlari kembali ketempat temannya untu mengabarkannya
Dedi dan kawan – kawannya mencari boneka Bella yang terhanyut, sementara bela hanya bersedih
Jodi           : Ded sudah ketemu belum (dari jarak jauh)
Dedi          : Belum sobat.
Sinta          : Sudah lah bel jangan bersedih, lagian itu hanya boneka, nanti kamu bisa beli lagi
Bella          : Sin, mungkin kau benar, boneka itu harganya murah, dan saya mampu untuk membelinya, tapi didalam boneka itu ada sebuah kenangan yang tidak dapat aku lupakan, dan aku berjanji kepada orang yang memberikan boneka itu
Momok      : emangnya siapa sih yang ngasih boneka itu, pacar kamu yah?
Bela           : Bukan,
Luki           : Lalu siapa bel
Bela           : Kakekku, sebelun beliau meninggal beberapa tahun yang lalu, ia berikanboneka itu, dan beliau berpesan padaku „ Cucuku....bila kau rindu pada kakek, pegang boneka ini, niscaya kakek akan senantiasa menemani langkahmu“
Sinta          : Oh jadi masalahnya seperti itu
Bella          : Jadi aku sedih bukan karena boneka itu, tapi kenangan yang trekandung dalam boneka itu, perlu kalian ketahui, kasih sayang kakekku melebihi segalanya
Sinta          : Sudah lah bel, kamu sabar dulu, mungkin sebentar lagi Dedi akan menemukannya
Bella          : Pokoknya teman-teman harus bisa mengembalikan kasih sayang itu, ya boneka itu yang mengandung makna kasih sayangku....
Jodi           : Ok.... Teman teman ayo kita bantu mencarinya..
Koor          : Ayo…. (kemudian mereka mencarinya)
Dedi          : (dalam perjalanan pencariannya, ahirnya ia temukan di sisi sungai, dan setelah ia temukan, tiba-tiba ia dikagetkan dengan sesosok orang yang tidur telentang ditepi sungai,ia mendekatinya)
Dedi          : Dimanayah…..(kemudian ia melihat boneka itu tersangku di sisi sungai) oh itu dia boneka kesayangan Bella (kemudian ia mengambilnya)(dedi tidak langsung kembali menuju temannya namun ia istirahat dahulu karena merasa lelah dan ia terkejut tiba-iba didepannya ada seseorang) Masya Allah, siapa dia,(dedi mendekatinya) Namun karena ia merasa sedikit takut, ahirnya ia berlari menuju temannya, sesampainya di lokasi temannya ia berteriak) Teman – teman…..
Jodi           : hai lihat dedi sudah datang
Luki           : Ada apa dengan dedi
Dedi          : Teman teman, aaa……ada seseorang ……
Sinta          : ada seseorang apa …kamu angan menakut-nakuti aku dong..
Jodi           : Sudahlah, minum dulu sobat, rilek dlu
Dedi          : (ia meneguk minuman dan kemudian berkata: ) Teman teman, disaat aku temukan boneka bella, tiba-tiba aku melihat seseorang tidur terlentang disana, dan aku merasa kaget dan sedikit takut
Jodi           : Sedang apa dia
Sinta          : Mungkin ia terhanyut disungai ini
Bella          : Bagaimana dengan boneka kesayanganku den
Dedi oh maaf sin, bonekamu sudah aku temukan, tapi karena aku kerasa kaget dan panik, ahirnya tertinggal disana,
Jodi           : Kalubegitu mari kita kesana
Koor          : Ayo

Scane 12
Dedi dan kawan-kawan pergi menuju tempat tersebut
Jodi           : (Langsung lari mendekati orang tersebut, dipeganglah tangan orang tersebut) teman teman ia masih hidup (ditamparlah pipi orang tersebut) tapi mengapa ia tidak mau bangun
Luki           : Mungkin pingsan
Sinta          : ayo kita angkat ketempat yang enak, (dibawanya orang tersebut ketempat yang lebar)
Jodi           : Mas, anda tidak apa apakan....
Rohman     : (hanya diam dengan keadaan mata  tertutup)
Laila          : sini aku tanya sekali lagi, mas..mas... apa yang terjadi pada dirimu.....
Rohman     : (hanya diam)
Bella          : (dia bahagia karena bonekanya ditemukan) Kakek, aku temukan kasihmu lagi...
Sinta          : Bel jangan bahagia seperti itu dong, lihat temen-temen sedang kebingungan
Bella          : baik, aku bantu, coba saya tanya .......Mas anda kenapa,......
Rohman      (tetap hanya diam)
Sinta          : dasar orang aneh
Momok      : Tunggu, mungkin dia kelaparan sehingga dia tidak bisa bicara
Jodi           : e.... bisa juga sih...
Momok      : GPL ..alias ga Pake Lama, nih aku punya roti
Luki           : Mas, anda laparkan, sekarang makanlah roti ini
Rohman     : (tetap hanay Diam)
Sinta          : dasar orang aneh, suruh makan, dian, ditanya kenapa diam, susah  susah susah
Jodi           : Saar sin, (kemudian mereka diam sejenak, berpikir bagaimana di temukan jalan keluar untuk mengetahui kenapa orang tersebut diam)
Luki           : mungkin dia memang bisu
Laila          : ya betul mungkin dia bisu
Jodi           : Mungkin juga, tapi  selan diam tidak bicara, mengapa dia juga tidak mau bergerak
Luki           : Jangan – jangan ......
Momok      : Jangan jangan apa ..... nyatanya dia manusia, jangan ngacau kamu, begini saja, aku yakin dia pasti lapar, ayo kita buka mulutnya dan kita kasih makanan.
Luki           : itu ide gila.....
Laila          : Benar itu ide gila…..
Jodi           : E…tapi usulan momok masuk akal, ayo teman – teman, kita buka mulitnya dan kita kasih makan dia (kemudian dia membuka mulut rohman dan memasukan rori itu kedalam mulutnya, dan setelah roti itu masuk kemulutnya rohman, kemudian dia tersenyum, langsung bersujud)
Rohman     : Terimakasih tuhan, (sambil menangis) Selama ini aku tidak percaya dengan kasih sayangMu, dan detik ini, kau telah buktikan bahwa engkau benar benar tidak pilih kasih dalam membagi kasih sayangmy seperti yang kau sebutkan dalam kaliat basmallah, terimakasih ya Allah, pada hari ini aku kertaubat, aku bersimpuh dihadapanMu yan Allah…. (sementara Jodi dan temen temennya hanya terheran, Ya Allah, sekian tahun aku telah menjauh dariMu, sekian tahun aku berbuat dosa kepada HukumMu, Aku …… mohon ampunanMu ya Allah……
Jodi           : (brtanya) bapak,
Rohman     : Duduk kembali, dan berkata pada jodi dan teman – temannya) ini adlah perjalanan ku mencari kasih sayang Allah, dan iini adalah bukti nyata bahwa ditempat yang sepi ini, ternyata tidak disangka ada porang yang menolongku, dalam kata laian kasih sayang Allah ternyata ada di setipa manusia, walaupun masnuis itu menjauhi hukumNya, namun Allah tetap keyayanginginya.
Dedi          : Bel, bolehkah aku  mengutarakan sesuatu…
Bella          : Ded sebelum kamu mengutarakan sesuatu, ijinkan aku mengcapkan terimakasih sebesar-besarnya, karena kau telah temukan kasihku ini, yah boneka ini adalah simbol kasih sayang kakek kepadaku
Dedi          : (dengan tersipuh malu ia berkata) Bel aku ...... aku menyayangimu, aku mencintaiku,  maukah kau terima cintaku
Bella          : e ... gimanayah....mohon maaf ded, kalau aku ,,, kalau aku.....
Dedi          : (dengan sikap lemas) aku apa bel katakan saja, aku siap menanggung resiko apa yang kamu katakan.
Bella          : mohon maaf ded, sebenarnya aku juga cinta sama kau.
Dedi          : (dengan raing ia berkata) bel ini serius bel..
Bella          : iya aku serius,
Dedi          : Jadi kau menerima cintaku....
Bela           : Ayu kita ukir kasih sayang kita yangtama disini, jadikanlah tempat ini menjadi tempat  bersejarah kita berdua
Momok      : (memanggil bella dan dedi yang sedikit jauh dari tempat mereka) hai kalian berdua, jangan menyendiri, ayo kesini
Dedi          : Oke deh, kita kesana
Rohman     : Adik adik, mungkin kalian penasaran, mengapa aku berbuat seperti ini, oke saya terangkan maksud saya seperti ini. Dari dulu aku hidup didunia gelap, mabuk-mabukan, suka merampas dan lain-laian, karena aku merasa bahwa Tuhan pilikasih kepada manusia, orang lain dapat bahagia, sementara aku tidak pernah merasakan bahagia sedikitpun, orang tua meninggal, keluarga berantakan, sehingga kehidupanku bagai kapal pecah, dan pada hari ini aku ingin membuktikan apakah tuhan masih sayang padaku, seperti ynag terkandung dalam kaliat Bismillahirroman nirrohim
Dedi          : Oh jadi begitu
Rohman     : Yah benar.... dan mulai hari ini aku percaya seratus persen dan muliai hari ini karena aku temukan kasih Tuhan, maka aku  harus kembali kejalan yang lurus, aku bertaubat (rohman Pergi )
Momok      : Hati hati mas..
Rohman     : Dengan menengadahkan tangan
Dedi          : Teman teman, ada kabar gembira hari ini
Jodi           : Ada apa ded
Dedi          : Pada hari ini juga, aku menemukan kasihku, dan dialah orangnya


Sekian














LOCAL AREA SHOOTING

Tempat            : Didalam Rumah
Scane               : 1 dan 5
Pemain            : Rohman
Kebutuhan                  : BotolMinuman, Display rumah sederhana

Tempat            : Sekolahan
Scane               : 2 dan 6
Pemain            : Jhodi, Luki, Laila, Momok, Bella, sinta dan dedi
Kebutuhan                  : Seperangkat kostum dan alat sekolah

Tempat            : Sekitar Alun – alun  dan masjid agung kota jepara
Scane               : 3 dan 8.
Pemain            : Rohman, Seorang ibu, anak kecil, sepasang muda mudi pacaran
Kebutuhan                  : Kondisional

Tempat            : Pantai Teluk Awur
Scane               : 9
Pemain            : Rohman
Kebutuhan                  : Kondisional

Tempat            : Geleri Sosro Kartono Art
Scane               : 4
Pemain            :Kyai, dan rohman
Kebutuhan                  : Kondisional

Tempat            : Pinusan
Scane               : 7
Pemain            : Jhodi, Luki, Laila, Momok, Bella, sinta dan dedi
Kebutuhan                  : Seprangkat alat muncak

Tempat            : Sungai batealit
Scane               : 10, 11 dan 12
Pemain                        : Jhodi, Luki, Laila, Momok, Bella, sinta, dedi dan rohman
Kebutuhan      : Seperangkat alat muncak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar