Sabtu, 01 Agustus 2015

The cenunuk



Repertuar    : The cenunuk of economi.
Produksi      : Keluarga pendobrak Kemapanan Sanggar Kreatif Kalinyamat
Karya           :Marsudi dec 
1 Kesudut panggung dua orang memegang kain hitam bertuliskan “EKONOMI WAFAT”beserta para pemain di belakangnya.Mereka ber koor: Cinta dunia dan ku takut mati.
2 dari arah berlawanan [keluarga itu ] terbelit tali melukar liar
  1. Ya….angin tidakkah kamu lihat kepalaku ang meretak sebentar lagi pasti akan pecah [thor] . [‘a’ terjatuh dan talipun putus.]
  2. lihat juga timbunan nanah di otakku. Aku sudah tidak dapat lagi berfikir jerni h kepalaku lebih banyak diselundupi problem-problem menyesat [‘b’terjatuh di dekat ‘a’dan talipun memutus ]
  3. Oh penguasan Angin , selamatkan kami 2x [‘c’ terjatuh di dekat ‘a’ dan ‘b’]
·         Fokus Ke kain hitam dan para suara  
Koor bersuara lagi :dosa siapa ……ini dosa siapa …..salah sioapa ….ini salah siapa ….
A.    Hee, lihat itu, itu contoh konkrit, manusia terjangkit penyakit mendadak ayan. Terjeblos wabah gejolak ekonomi global, sebentar lagi mungkin giliran kita yang sekarat.
B.     Wah, dahsyat  mak…korban permainan moneter dan politik busuk makin merajalela … bagaimana nasip anak cucu kita nanti.
C.    Wah….Kasihan, kenapa tetanggaku separah itu,
D.    Sebagai insane beradap,yang dulu yang pernah meraih nilai 80 koma 5,
Untuk mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila. Aku terketuk dan tersentuh untuk menolongnya, tai….Bagaimabna aku smenolongnya….Lawong hidupku sendiri juga ngeres ,pas-pasan dan susah-susah-susah SUSAH.

                   Koor ;wahgustiiiii,gusti,Tobat

                  (terdengar irama duka dari pemegang kain)
                  Pi  :Innalillahi wainnailaihirojiun  3x
                  Pa : Telah meningal dunia sebelum waktunya dalam keadaan tergesa-gesa:
                         E K O N O M I   N A S I O N A L:
                   ( Kain     hitam    bertuliskan   E konomi     wafat    di    usung    disertai                               
dzikir  lailahaillallah…..lailahaillallah……lailahaillallah muhammadarrosullallah)
(Mengali liang kubur di lanjutkan  memakamkan keluarga itu)
B  Tetua ( kepada A )sngguh aku merasa tidak sanggup lagi meneruskan penggalian kubur ini,bukan kah ekonomi yang konon merupakan sangu ngibadah telah benar –benar menjadi mayat.

                  A  A ku juga sangsi dan bingung tapi sebaiknya kubur  !
                 
                  C  Tetua,jika kita memang sepakat mengubur bangkai ini,kalau boleh saya usul ,kita tidak perlu menandai kubur ini dengan batu nisan biarkah kubur ini tanpa nama dan jejak,agar kalau negara lain mengunjungi tanah ini mereka tidak tahu disini tersemayam bangkai siapa.

D   Benar  Tetua inin menyangkut nama baik keluarga kita sendiri,lha bagaimana tidak menjadi olok-olok tawaan dunia ,sedangkan pakar –pakarEkonomi ada ,politikbusuk adaa ,penjara uang rakyat ada ,kepala mentholos ada sebab otaknya blirian ,menteri urusan Ekonoimi perguruan tinggi ,kurang apa toh kita di banding dengan negara kain ;

Pi  jangan ngalem awake dewe!Menghadapi Oknum dan perusuh Ekonomi,perusuh politik.penyakit Ekonomi ,penyakit politik kita KO!! Opo ora ngisin-ngisini ketua……!

A  Sabar,tawakl,aku juga paham,sangat ngerti.Tapi ketahuilah kita ini baru menjadi sebagai NEGARA BERKEMBANG . S ekali lagi baru mencapai tahapNEGARA BERKEMBANG paham  !

Pi  Hebat….hebat….sebagai   N egara   ber-kem-bang,   N egara    berkembang….hebat…hebat…hebat….(bertepuk tanggan)

                  Pa   sudah jangan sinis kamu !jangan banyak cincong.Nantinya  mayat kebribenan  swara omahmu, lantas ……mak jentiiiiit, obah wah celaka ,disa –disa medeni docah dan tahu- tahu menjadi CENUNUK yang akan menerkam tidur mu!

Koor       ;Hiiiiiiiii
A   jangan ngawur lanjutkan saja pengalian .tugfas kita hanya ngubur !  perkara lain ,nanti kita bicarakan dalam sidang /

B     Ameh ono sidang opo oo maneh ,sitik-sitik sidang ….sitik-sitik sidang …lha rak rak ngenteke Angaran Belanja Negara

A    Sudah-sudah ,lanjutkan saja poenguburan.

Koor  ;kubur-kubur ayo di kubur…..

(Prosesi penguburan selesai dan masih dalam suasana di kuburan)
    
                  Pa : Selanjutnya acara lain-lain kami serahkan sepenuhnya kepada ketua.

A  Assalamualaikum Wr.Wb.,para pezarah yamg di rundung duka , perkenankan saya bicara penting ,ini menyangkut tanggung jawab kita semuia ,tidak terkecuali kamu …..,kamu….,kamu, ijin kan kami membaca kan TOTOLAN UTANG  AL-MARHUM.

                  ( SUARA-SUARA SUMBANG DAN RIBUT )

                  B  Intruksi. Keberatan    ! bukan kah ini penghormatan terakhirkita kepada Al marhum .kenapa tetua tidak  memulai saja dengan talkim

,atau doa-doa ,supaya dosa almarhum di ampuni 
                   
C   tetua ini sedang aneh ,anget bathue, atau se3ngaja owah ,D I kuburan kok malah bacakan totolan utang ! sak lawase ureb , aku lagi tumon ,nyeleneh ,nyeleneh ,sok ngane,nganehi. IPRET  !

Koor ;IPRET

A PRET, keberatan atau tidak keberatan ,itu soal nurani masing-masing ,ini urusan besar saudara ,ini urusan utang ,urusan menyangkut dunia akhirat .jadi hadirin harap maklum .kita ini berada di wilayah negara ber kembang yang miskin, atau negara miskin yang berkembang .

D Protes ,protes, untuj mengubur rakyat ekonomi ,tetua tidak perlu membawa –bawa nama negara ,nanti urusan jadi lain dampaknya bisa –bisa kita sedang  berkabung ,ehh malah di cekal ,disel,dimasukan penjara ,wah,tambah! Sudah jatuh tertiompa slender!

B  protes,protes ,perlu tetua ketahui ,tidak semua negara berkembang berarti negara yang menumpuk-numpuk utang ,tetua jangan menurunkan derajat dan martabat kami ,betul tidak poro rawuh.

A  protes atau tidak protes  itu berpulang pada sikap pada nurani masing-masing ,akan tetapi fakta menulis sejarah dan riwayat berbunyi sebagai berikut:

Petugas : peziarah ,istirahat di tempat grak.

A  Sehingga !!total saudara mencapai  1400 Milyar dolar lebih ,secara  terperinci ,700 milyatr utang swasta ,500 milyar utang pemerintah ,di tambah 200milyar utyang yang merupakan setok untuk tambal ini ,tambaaaal itu.

C  Itu royek yamg man  tetua ,proyek yang sebelah mana ,sebelah sana ,sebelah sana ,atau-atau proyek yang sebelah sini,  juga  ngak rampung –rampung jadi masalah  tambal-menambal berarti manipulasi, atau boleh di kata tetua INI MENGANUT ASPIRASI  NGAPUSI.

D  lagi pula kami tidak ngerti apa-apa dan tidak pernah di jajake nganggu duit utangan ,tau-tau kita semua ketibanan utang .wealah  ampunu,ampun.

A  N gawur, jangan asal mangap ini ada datanya ,semua ada di sini,daftar pengeluaran ini sekian ,itu sekian ,sekian,sekian sekian, lah kan genah dan juntrung ,………..

Pi  Yah mau apa lagi ,seperti pepatah mengatakan”tong kosong  nyaring bunyinya “

Koor   ;Klenteng Klentong kosong banyak bicara ,
             Oceh sana sini ngak ada isi,
             Otak udang ngomongnya sembarang    ooooX3

A  Stoooooop
M ayat ;Huaaah,gue tahu lo norak ,gue tahu lo penjajah ,tapi siapa lo kagak peduli,
Palkon ,paleno,palkon,paleno,ndasmu

( Semuanya lari terbirit-birit bersembunyi di bawah paying dolar)

a   kami ini sudah sangat menderita ,kenapa saudara tega melilitkan utang       
    di leher kami,sehingga perjalanan roh kami terganggu ,kami selalu di ke       
    jar-kejar momok utang apakah kami harus menjadi pengemis di negri
    sendiri( den ,pareng,pareng,den,pareng,pareng,den,pareng,pareng)
b  jika kalian tidak pecusmengatasi masalah Ekonomi,diarlah kami bangkit
    kembali dan mencoba arif dan bijak mengatasi gedjolak harga barang
    yang semakin melangit ,penghasilan rakyat yang tercekik ,aku malu   
   punya orang tua pengemis ,pak berhentilah kita masih sanggupbangkit 
   dan membangun .

                  Koor ;hadapi semua rintangan kehidupan yang dating menggoda dalam
                   Jiwa manusia 3x
                
C   untuk itu, secara sadar kami akan mengeluarkan   3   tuntutan “                                  
      TRITUMANMA “( tiga tuntutan mantan mayat )
     1 jangan bebani anak cucu kami,dengan tambahan utang dari rekayasa
        oleh otak koruptor
2        percayalah pada kekuatan sendiri dan sendi –sendi Nasionol yang
be,um di garap
 .
3        lebih baik mempersilakan para konglomerat bangkrut dari pada    

membebani rakyat jelata dengan utang –utang yang sama seorang kali       

tidak pernah mereka mengerti 

Koor:Hidup rakyat….hidup rakyat …….hidup rakyat

Koor:sorak-sorak bergembira,bergembira semua sudah bebas negeri kita ,
         I ndonesia merdeka ,dan selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar